info@edubuku.com 0882-164-35325
Pengusaha Sukses Tak Lupa dengan Satu ini !
26 January, 2016
0

dunia dan akhirat
Sahabat Pengusaha Sukses dan Edubuku, semua pasti selalu dengar dengan namanya harta. Orang tua saya menyebut bahwa keluarga adalah harta yang paling berharga. Kebahagian yang paling bermakna adalah keluarga itu sendiri. Keluarga merupakan kebahagian duniawi yang nantinya membawa kita kepada kebahagiaan akhirat. Maka dari itu jagalah dirimu dan keluargamu dari api neraka. Ingat dari keluarga baiklah terlahir anak-anak yang baik. Anak-anak yang soleh dan solehah yang menjaga kelanjutan kebaikan saat di dunia ini.
Sahabat, kita sering melupakan betapa berartinya keluarga lalu hanya fokus pada pekerjaan untuk mencari materi semata. Alasannya materi pun untuk kebahagiaan kelurga. Dengan asumsi bergelimang harta kelurga akan bahagia. Kita lupa harta bukanlah penjamin kebahagiaan. Kita sering terobsesi dengan segala hal yang belum kita miliki. Rumah, mobil dan gadget mewah dan harta yang berlimpah. Berlomba-lomba mengumpulkan dengan sebanyak mungkin. Padahal bukan itu sesungguhnya yang kita cari, yang kita cari adalah ketenangan saat apapun.
Janganlah takut dengan rejeki yang belum kita miliki takutlah dengan rejeki yang belum kita syukuri.
Mengejar materi bagaikan kita mengejar bayangan yang akan selalu ikut lari juga. Kurang dan selalu kurang. Tidak pernah ada kata cukup. Apabila kita menghitung rejeki yang sudah kita miliki, apakah sudah sebanding dengan syukur yang kita miliki? Kenapa harus takut dengan rejeki yang belum kita miliki? Hendaknya kita takut dengan rejeki yang belum kita syukuri.
Jatuh bangun dalam berbisnis atau dalam karir merupakan hal yang wajar dan lumrah. Jatuh bangun dalam kehidupan keluarga, adalah sesuatu yang menjadi sangat bahaya. Jangan korbankan keluarga hanya karena materi kita. Oleh karena itu mari kita jaga kehidupan dunia dan akhirat dengan seimbang. Jadi “Jangan Tinggalkan Urusan Akhirat demi mengejar Urusan Dunia kita. Berbisnislah untuk Sukses Dunia dan Akhirat dengan Bisnis Syariah”. [marcomm.edubuku]