info@edubuku.com 0882-164-35325
Penting Bagi Kita Mengatur Manajemen Waktu Dalam Berbisnis
13 May, 2016
0

Dalam ajaran kita khususnya agama Islam, masalah manajemen waktu adalah hal yang sangat penting. Begitu berartinya waktu bagi kita, Islam juga memberikan gambaran tentang bagaimana memuliakan waktu.
Waktu harus dimanfaatkan sebaik mungkin, waktu merupakan sarana untuk melakukan dan menyelesaikan banyak hal. Dalam Al-Qur’an waktu benar-benar dimuliakan sampai-sampai banyak sumpah atas nama waktu. Misalnya “Demi waktu” dalam QS Al-Ashr, “Demi waktu saat matahari naik sepenggalah” dalam QS Adh-Dhuhaa. Setiap orang harus bisa menghargai waktu. Waktu adalah modal bagi seorang hamba sebagaimana dikatakan oleh Imam al-Ghazali.

Janganlah anda menyia-nyiakan waktu, atau anda akan berkata “andaikan aku tidak menyia-nyiakan waktu pasti semuanya sudah selesai dengan baik”, maka gunakanlah waktu sebaik mungkin.

Oke sekarang kita akan membahas penerapan manajemen waktu dalam berbisnis. Supaya semua yang dikerjakan dapat berjalan dengan baik. Berikut ini beberapa tips nya :

1. Jangan sekali-kali meninggalkan Ibadah
Terutama shalat fardhu, karena hal ini dapat membentuk perilaku dan ritme hidup kita. Contohnya saja ketika kita akan mengdakan janjian dengan rekan kita dan dalam janji tersebut melibatkan waktu-waktu shalat. Maka kita akan berkata “Oke nanti kita ketemu ya setelah Zhuhur”. Begitu apiknya umat Islam memiliki trik manajemen waktu, sehingga aktivitas dapat terprogram dengan baik. Selain itu jika kita mengutamakan Ibadah terlebih dahulu, maka Allah SWT pun mempermudah urusan kita nantinya.
“Barang siapa bertawakal kepada Allah, nescaya Allah mencukupkan (keperluannya)”. (Surah at-Thalaq : ayat 3).

2. Mengatur waktu yang baik untuk bisnis jangka panjang
Dalam menerapkan manajemen waktu maka jangan lupa untuk selalu melihat jangka panjang. Saat kita melihat sesuatu dengan jangka panjang maka maka akan mudah diketahui apa saja yang akan tercapai di masa yang akan datang. Hal ini berbeda dengan melihat perjalanan bisnis melalui jangka pendek yang akan mengetahui capaian perjalanan bisnis sehari-hari. Bisa jadi Anda akan terkagum dengan apa saja yang akan dicapai oleh bisnis Anda.
Pada point kedua ini secara tidak sadar kita akan berpola pikir investasi dan anti-manajemen waktu instan. Maksudnya adalah jika kita hanya berfikir yang serba instant maka itu akan menjadikan bumerang untuk kita sendiri, malas untuk berproses. Mulai sekarang pesiapkanlah segala sesuatu untuk masa depan kita dan kita petik hasilnya nanti.

3. Mengatur waktu untuk lebih produktif
Pada dasarnya, sebuah produktivitas kerja tidak bisa diukur dengan banyaknya luang yang dimiliki oleh seseorang. Jika memang dalam satu waktu Anda tidak menghasilkan apapun maka sebaiknya periksa kembali daftar pekerjaan yang harus dilakukan pada keesokan harinya agar kerja menjadi lebih efektif.

4. Disiplin dan tidak menunda pekerjaan
Jangan menunda disinilah “kata kuncinya” , dengan membiasakan diri untuk disiplin dalam mengerjakan semua pekerjaan, mendorong kita untuk segera menyelesaikannya langsung tanpa harus menunda-nunda. Semakin lama kita menunda sebuah pekerjaan, maka semakin besar pula rasa malas yang kita bangun dan menjadikan pekerjaan kita semakin bertumpuk tanpa penyelesaian. Displin adalah langkah awal bagi kita untuk sukses melakukan manajemen waktu dengan baik.

5. Tepat dalam melakukan pekerjaan
Cepat tapi tidak tegesa-gesa itulah maksud dari tepat dalam melakukan pekerjaan. fokus untuk menuntaskan satu tugas terlebih dahulu, daripada mengerjakan lebih dari satu tugas dalam waktu yang bersamaan tentunya tidak akan menghasilkan output yang optimal. baru selanjutnya kita mengerjakan tugas berikutnya. Cara ini sangat membantu Anda untuk bekerja secara efektif, sehingga semua tujuan Anda dapat tercapai sesuai dengan target waktunya.

6. Gunakan waktu yang bermanfaat (aji mumpung)
Dengan menghargai waktu yang kita miliki sesuai dengan porsinya, maka setiap jam yang kita lewati akan memberikan manfaat bagi kita. Gunakan tenaga dan pikiran untuk fokus menyelesaikan pekerjaan kita. Begitu juga pada saat jam istirahat, hargai serta manfaatkanlah untuk refresing dan sejenak mengistirahatkan pikiran. Sehingga pikiran dan tenaga kita siap digunakan untuk bekerja kembali secara optimal. Jika disaat suatu waktu terjadi hal yang bisa membuat kita tidak melakukan apa-apa dalam bekerja, maka gunakanlah kesempatan itu untuk mencari sesuatu hal yang bermanfaat untuk ide dan pengembangan bisnis kita.

Point point diatas juga termasuk strategi Nabi kita Muhammad SAW dalam melakukan manajemen waktu berbisnis. Jadi tidak salah kalau kita belajar dari strateginya.

Jangan katakan Anda tidak punya waktu untuk belajar atau berbisnis, jika Anda masih nonton TV berjam-jam, main gadget tak ingat waktu, nongkrong sana sini tanpa hasil. Ingat: waktu yang sudah lewat tidak akan pernah kembali. Kehilangan harta masih bisa dicari lagi, tetapi kehilangan waktu kita tidak bisa kembali. Inilah pentingnya manajemen waktu bagi kita.

Kita juga sering mendengar kalimat “time is money” kan? Yes, itu benar lho. Kehilangan waktu sama dengan kehilangan uang. Sementara, sebagai umat Islam, waktu bukan hanya sekedar uang, tetapi waktu adalah pahala. Kehilangan waktu artinya kita kehilangan kesempatan untuk meraih pahala.

Semoga bermanfaat. Salam sukses mulia!