info@edubuku.com 0882-164-35325
Jangan Korbankan Agama Demi Harta
13 October, 2016
0

What would you do if you won the lottery? Portrait of a very happy young man in a rain of money; Shutterstock ID 148789697; PO: lottery-winner-money-stock-today-tease-160108; Client: TODAY Digital

 

Sahabat sekalian, mungkin masih ada di ingatan kita tentang kasus seorang pemimpin Padepokan yang konon katanya bisa menggandakan uang. Sementara, seorang sosiolog menganalisis praktik semacam ini mampu melibatkan ribuan orang, termasuk seorang akademisi dan politikus, karena sebagian masyarakat masih bersikap irasional dan terperdaya kebudayaan ‘ingin cepat kaya’.

Senang terhadap harta benda dan kekayaan yang melimpah sudah menjadi fitrahnya manusia. Maka wajar jika banyak yang terjebak ketika ditawari kekayaan yang melimpah namun dengan cara yang “mudah”. Tapi, sebagai seorang muslim, kita harus kembali pada aturan-aturan Islam yang sangat mulia. Jangan sampai gara-gara harta, kita malah melupakan agama.

Jika orang disuruh memilih, antara sehat dengan harta, tentu dia akan memilih sehat. Karena harta menjadi tidak berarti ketika pemiliknya sakit-sakitan. Jika anda sepakat ini, berarti fitrah kemanusiaan anda masih sangat sehat.

Seperti ini pula yang ditunjukkan Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam,

 

“Tidak masalah memiliki kekayaan bagi yang bertaqwa, dan sehat lebih baik dari pada kekayaan bagi orang yang bertaqwa.” (HR. Ahmad 23158, Ibn Majah 2224 dan dishahihkan Syuaib al-Arnauth).

Dalam hadis ini, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam membandingkan antara kesehatan fisik dengan harta. Kesehatan fisik lebih mulia dibandingkan harta.

 

Dan tentu saja, kesehatan agama jauh lebih berharga dari pada semuanya. Karena agama kita bela dengan jiwa raga kita. Karena Agama lah yang akan menjadikan harta kita itu mulia atau malah bencana. Maka Sangat disayangkan jika ada orang yang menjadi dunia dengan mengorbankan agamanya. Menggadaikan agama demi harta, tindakan yang tidak sejalan dengan fitrah sehat manusia.

Referensi : pengusahamuslim(dot)com