Inspirasi

Ketika Sulit Merasakan Nikmatnya Ibadah?

Posted On April 10, 2018 at 10:19 am by / No Comments

Ketika itu Imam Syafi’i mengadukan kepada gurunya.
Beliau berkata,
Wahai guruku, aku tidak dapat mengulangi hafalanku dengan cepat. Apa sebabnya?
.
Gurunya menjawab,
Engkau pasti pernah melakukan suatu dosa. Cobalah engkau merenungkan kembali!
.
Imam syafi’i pun merenung, dosa apa yang kira-kira telah kuperbuat?
.
Beliau pun teringat bahwa pernah suatu saat beliau melihat seorang wanita tanpa sengaja yang sedang menaiki kendaraannya, lantas tersingkap terlihat mata kakinya.
.
Inilah tanda waro’ dari Imam Syafi’i, yaitu kehati-hatian beliau dari maksiat. Beliau melihat kaki wanita yang tidak halal baginya, lantas beliau menyebut dirinya bermaksiat. Sehingga ia lupa terhadap apa yang telah dihafalkan.
.
Hafalan beliau bisa terganggu karena ketidaksengajaan. Itu pun sudah mempengaruhi hafalan beliau. Bagaimana lagi orang yang senang melihat wajah wanita, aurat mereka atau bahkan melihat bagian tubuh mereka?.
.
Sungguh, kita memang benar-benar terlena dengan maksiat. Lantas maksiat tersebut menutupi hati kita sehingga kita pun sulit melakukan ketaatan, malas untuk beribadahm juga sulit dalam hafalan Al-Qur’an dan hafalan ilmu lainnya.
.
Ya Allah, aku memohon kepada-Mu untuk mudah melakukan berbagai kebajikan dan meninggalkan berbagai keburukan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *