Bisnis

Nasehat Untuk Pengusaha Muslim

Posted On Juli 24, 2018 at 10:30 am by / No Comments

Disusun oleh : Fadil Fuad Basymeleh

Mari kita renungkan firman – firman Allah Ta’ala berikut ini, kita fahami, amalkan dan kita jadikan bekal dalam berusaha, insyaAllah kebahagian hidup akan kita dapatkan dan kesuksesan yang hakiki dapat kita raih.

“Ketahuilah, bahwa sesungguhnya kehidupan dunia itu hanyalah permainan dan melalaikan, perhiasan dan bermegah-megah antara kamu serta berbangga-bangga tentang banyaknya harta dan anak, seperti hujan yang tanam-tanamannya mengagumkan para petani; kemudian tanaman itu menjadi kering dan kamu lihat warnanya kuning kemudian menjadi hancur. Dan di akhirat (nanti) ada azab yang keras dan ampunan dari Allah serta keridhaan-Nya. Dan kehidupan dunia ini tidak lain hanyalah kesenangan yang menipu”. (QS. Al-Hadid : 20)

“Dijadikan indah pada (pandangan) manusia kecintaan kepada apa-apa yang diingini, yaitu: wanita-wanita, anak-anak, harta yang banyak dari jenis emas, perak, kuda pilihan, binatang-binatang ternak dan sawah ladang. Itulah kesenangan hidup di dunia dan di sisi Allah-lah tempat kembali yang baik (surga)”. (QS. Ali ‘Imran : 14)

“Barangsiapa yang menghendaki keuntungan di akhirat akan Kami tambah keuntungan itu baginya dan barangsiapa yang menghendaki keuntungan di dunia Kami berikan kepadanya sebagian dari keuntungan dunia dan tidak ada baginya suatu bahagianpun di akhirat.” (QS. Asy-Syuuraa : 20)

“Katakanlah: “Kesenangan di dunia ini hanya sebentar dan akhirat itu lebih baik untuk orang-orang yang bertakwa dan kamu tidak akan dianiaya sedikitpun”. (QS. An Nisaa’ : 77)

“Tetapi kamu (orang-orang kafir) memilih kehidupan duniawi. Sedang kehidupan akhirat adalah lebih baik dan lebih kekal”. (QS. Al A’laa : 16-17)

“Barangsiapa yang menginginkan kehidupan dunia dan perhiasannya maka kami akan penuhi mereka usahanya di dunia dan mereka tidak dirugikan. Mereka di akhirat tidak mendapatkan apa-apa melainkan api neraka dan gugurlah apa yang mereka kerjakan di dunia dan batal apa yang mereka kerjakan.” (QS. Hud: 16).

Dengan mengutamakan akhirat dari dunia, bukan berarti Anda tidak boleh kaya, tidak boleh sukses dalam berbisnis, bukan ! banyak sahabat Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Salam yang kaya raya, mereka menikah, mereka memiliki harta yang banyak, mereka pedagang yang sukses, dsb.. tapi mereka tidak meletakkan dunia dihati mereka, mereka tidak mengorbankan akherat mereka demi kekayaan dunia, mereka menjadikan dunia hanya sebagai sarana untuk kebahagiaan negeri akhirat yang kekal abadi.

Intinya adalah kita harus sadar, sesadar-sadarnya, bahwa hidup kita di dunia ini adalah sementara, jangan tertipu, jangan mengejar dunia dengan melanggar aturan dan larangan Allah. Jangan korbankan kebahagiaan negeri akherat yang kekal abadi dengan kesenangan semu dan sementara didunia ini.

Berlakulah jujur dalam berbisnis, jangan kurangi timbangan, jangan tamak dan rakus dengan memakan harta orang lain, jangan menjual barang yang buruk yang Anda sendiri tidak ingin memakai atau memakannya, tepati janji, tinggalkan riba, jangan jual harga diri Anda dengan harga yang murah dengan berkata bohong, menipu dan melanggar larangan Allah, jangan melupakan dan menggampangkan sholat dan ibadah lainnya karena mengejar dunia, jangan! Pastikan diri Anda tidak tertipu dunia yang fana ini!

Wallahu Ta’ala ‘alam

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *